Archive for February, 2007

Mengenal Radang Sendi dan Pengobatan Alaminya

Ada 3 macam penyakit radangsendi (artritis) yang sering terjadi di masyarakat :

  1. Osteo arthritis
  2. Rheumatoid arthritis
  3. Gout arthritis
Osteo arthritis

Rheumatoid arthritis

definisi Penyakit sendi degeneratif merupakan suatu penyakit yang mengakibatkan kerusakan tulang rawan sendi, yang berkembangnya secara lambat.
  • Peradangan sendi
  • Auto imun
  • Kronik
  • Berakhir kerusakan sendi yang khas
penyebab tidak diketahui (degerative) Tidak diketahui (autoimun)
Predisposisi
  • faktor usia ( sering pada usia diatas 60 tahun )
  • jenis kelamin ( frekuensi OA lebih banyak pada wanita diatas usia 50 tahun) à menopouse
  • genetik(keturunan)”noduleherbeden”
  • kegemukan
  • cedera sendi ( akibat pekerjaan & olahraga
Usia produktif 25 – 50 thn, bisa mengenai anak dan >50 tapi jarang 

Pria : wanita = 1 : 3

Genetic

gejala 1 sendi 

Mengenai tangan / kaki, sendi-sendi besar yang menanggung beban/berat badan tubuh kita (sendi tulang belakang, sendi lutut, sendi panggul).

Tidak ada tanda radang.

  • Peradangan ,nyeri
  • Pembengkakan
  • Simetris (kanan kiri)
  • pada RA juga bisa disertai dengan demam, lemah, dan nafsu makan berkurang
Diagnosis -          nyeri sendi yang khas yaitu nyeri yang bertambah berat pada waktu menopang berat badan atau waktu aktivitas (melakukan gerakan), dan membaik bila diistirahatkan 

-          gerakan sendi menjadi terhambat karena nyeri

-          pada beberapa penderita, nyeri sendi atau kaku sendi dapat timbul setelah istirahat lama, misalnya duduk di kursi atau mobil (perjalanan jauh), atau setelah bangun tidur di pagi hari

-          kadang disertai suara gemeretak/kemretek pada sendi yang sakit

-          penderita mungkin menunjukkan salah satu sendinya (sering lutut atau tangan) secara perlahan membesar

Criteria : 

  1. kaku pada persendian ↦ sekitarnya pada pagi hari yang berlangsung lebih dari 1 jam
  2. pembengkakan pada sendi (minimal 3 sendi secara bersamaan )
  3. pada sendi jari-jari tangan / kaki, sendi pergelangan tangan / kaki, sendi siku, sendi pinggul, atau sendi lutut
  4. peradangan tersebut bisa terjadi pada kedua belah sisi,
  5. dapat disertai timbulnya nodul / benjolan dibawah kulit
  6. rheumatoid faktor postif (laboratorium)
  7. selain itu bisa timbul perubahan bentuk sendi (deformitas) akibat kerusakan rawan sendi & erosi tulang disekitar sendi
laboratorium : normal -          Pada pemeriksaan Faktor Reumatoid serum menunjukkan adanya titer abnormal. 

-          Anemia

-          Lekosit meningkat

Radiologis : Khas terlihat 

Tulang rawan hilang dan timbul osteofit (tonjolan tulang baru)

pada sinar-X tangan / pergelangan tangan menunjukkan adanya erosi/dekalsifikasi tulang pada sendi & sekitarnya

Dari Anamnesis, pemeriksaan fisik (melalui telpon), maka Mama itu menderita penyakit = Osteoartritis.

Osteoatritis lebih dikenal dengan “rematik” pada kehidupan sehari-hari.  Disebabakna oleh faktor usia. Bisa dibilang pengapuran tulang. Namun bukan pengeroposan tulang atau osteoporosis.

Mengapa dikatakan pengapuran tulang, mari kita lihat patologi penyakit osteoatritis.

Sendi itu terdiri dari tulang dan tulang rawan. Dimana tulang akan tetap, sedangkan yang mengalami perubahan setiap harinya  tulang rawan. Setiap kerusakan tulang rawan seharusnya diganti oleh tulang rawan baru. Namun pada penyakit osteoartitis, tulang rawan yang rusak/ hilang malah diganti oleh tulang baru (osteofit). Sehingga tulang baru itu akan menganggu jaringan-jaringan disekitar sendi dan menimbulkan nyeri.

Biasanya keluhan terjadi perlahan :

-          Mulai dari kaku, nyeri yang hilang saat istirahat, dan TIDAK ada tanda radang.

-          kekakuan, biasanya dikarena karena istirahat teralalu lama dan posisi menetap yang akan hilang saat bergerak

Pada pemeriksaan fisik biasanya ditemukan krepitasi/ suara krek krek pada sendi.

Laboratorium akan normal. Cairan synovial sendi pun tidak terdapat perubahan. Hanya pada foto rontgen bisa dilihat terdapat pertumbuhan tulang baru pada permukaan sendi, sehingga terlihat permukaan sendi yang tidak rata.

Terapi :

  1. Mama harus yakin bahwa osteoatritis bukan penyakit serius, nyeri dapat dikontrol, resiko menimbulkan kecacatan kecil.
  2. istirahat cukup terutama pada sendi sakit, terlalu banyak istrirahat malah akan menimbulkan kekakuan
  3. kompres cairan panas dan dingin bergantian
  4. olaraga  memakai alat
  5. jika ke RS fisoterapi (diatermi/ dihangatkan)
  6. hindari trauma (kepentok, dll)
  7. kurangi BB à kurangi makan makanan berlemak
  8. penghilang rasa sakit :

-          aspirin, parasetamol, meloksikam. Piroksikam, ibuprofen à efek samping : lambung. Makan 1 jam sesduah makan.

-          Prednison (corticosteroid) à BANYAK efek sampimngnya dan tidak menyelesaikan masalah.

-          Sesekali obat tersebut jika nyeri sekali boleh diminum, tapi semua obat itu hanya menghilangkan rasa sakit dan tidak menyelesaikan masalah.

Pengobatan naturopati Radang Sendi

Mama saat bangun pagi biasanya sendi akan kaku, itu pasti karena selama tidur sendi diam. Saat bangun olahraga tangan pelan-pelan sambil dipijat-pijat.

Mimum jus. Walaupun dimajalah tertulis jus alpukat, semangka, bit, wortel, apel, timun, jeruk bali. Tapi melihat kondisi mama, aku saranin minum jus apel,timun, wortel, jeruk, tomat. Kalau bisa beli juicer saja biar tidak repot. Boleh saja beli jus yang ada di supermaket tapi pastinya ada pengawetnya. Mengapa disarankan minum jus?. Menurut teori (aku lupa jelasin diatas), osteoartitis juga erat kaitannya dengan penuaan. Dimana penuaan itu berhubungan dengan oksidasi jaringan. Apalagi setiap hari kita terapapar oksidan oksidan baik dari makanan, udara berpolusi, dll yang mempercepat proses penuaan. Jadi untuk itu kita harus minum antioksidan yang banyak terdapat di vitamin C dan E.  Minum jus 2- 3 gelas sehari. Bapak juga bagus sekalian minum jus.

Sambiloto ekstrak/ daun (3 atau 5 lembar dibejek dan diseduh) à 1 jam sesudah makan. Selain menghindari efek samping ke lambung juga agar absorbsinya optimal. Sambiloto disini mempunyai efek  antiradang,analgesik, menambah imun tubuh. Minum 2x sehari.

Temulawak (bisa ektrak, atau manisan temulawak) ini berfungsi sebagian besar untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan anti oksidan. Temulawak tidak memberikan efek jangka pendek namun jika dikonsumsi lama banyak manfaatnya. Jadi dikonsumsi 1x sehari saja. Karena temulawak juga punya efek menambah nafsumakan jika banyak dikonsumsi.

Untuk memperlancar sirkulasi bisa : aspilet, brotowali, pegagan, daun dewa, jahe, kencur, lengkuas.

Terakhir “Make it simple”

  1. subuh : bangun pagi olahraga tangan dan pijet2x. Kalau bisa olahraga badan juga.
  2. minum jus 2 gelas
  3. sarapan /  minum susu anlene 1 gelas +  minum Kalk/ omega 3
  4. makan siang
  5. 1 jam sesudah makan, minum sambiloto
  6. sore : minum teh pegagan/ teh jahe/ beras kencur
  7. makan malam
  8. 1 jam setelah makan,  sambiloto
  9. sebelum tidur temulawak

jika diantara itu mama mau  minum teh minum teh pegagan/ teh jahe/ beras kencur.

Bisa juga akupuntur atau akupressure 1 mgg sekali/ 2 mgg sekali.

(11 Feb 2007, ADL)

Comments (1) »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.